By November 16, 2013 0 Comments Read More →

Sampling dan Penentuan Emisi di Cerobong

SAMPLING DAN PENENTUAN EMISI DI CEROBONG

Bandung | 17 – 18 Desember 2013 | Rp 3.500.000 

Jadwal 2014

Bandung | 15 – 16 Januari 2014 | Rp 3.500.000 
Bandung | 04 – 05 Maret 2014 | Rp 3.500.000 
Bandung | 20 – 21 Mei 2014 | Rp 3.500.000 
Bandung | 01 – 02 Juli 2014 | Rp 3.500.000 

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …



Adanya pencemaran udara merupakan salah satu akibat dari kurangnya usaha pengelolaan kegiatan industri yang tepat dan benar. Seperti halnya dengan pengelolaan polusi air dengan program kali bersih (PROKASIH), pengelolaan polusi udara juga digalakkan oleh pemerintah dengan program “LANGIT BIRU”.
Teknik pengambilan contoh uji (sampling) di cerobong bukan merupakan hal yang baru di Indonesia, namun banyak kalangan industri yang belum mengetahui persis persyaratan dan tata cara sampling emisi di cerobong. Di lain pihak, industri diwajibkan melakukan pemantauan emisi cerobong tersebut secara rutin.
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : Kep-15/MENLH/4/1996 tentang Program Langit Biru memberikan arahan tentang program pengendalian pencemaran udara baik dari sumber bergerak (misalnya knalpot kendaraan) maupun sumber tidak bergerak (cerobong pabrik). Selanjutnya melalui Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor : Kep-205/BAPEDAL/07/1996 khususnya Lampiran II, telah diberikan pedoman teknis tentang pengambilan contoh uji dan analisis emisi atau dikenal dengan istilah sampling emisi di cerobong. Namun belum tentu semua orang memahami dan melakukannya secara benar.
Pada tahun 2007, Kementerian Negara Lingkungan Hidup cq. Asiaten Deputi Urusan Standarisasi, Teknologi dan Produksi Bersih mengadakan pembahasan Rancangan SNI pengujian kualitas udara untuk metoda penentuan dan pengambilan contoh uji partikulat emisi sumber tidak bergerak secara isokinetik, yang pada dasarnya disusun berdasarkan method 1 – 5 US-EPA.
Mengingat pentingnya pengetahuan tentang persyaratan dan tata cara sampling emisi di cerobong yang perlu dikuasai oleh pihak industri, maka kami merencanakan untuk memberikan pelatihan tentang hal tersebut.
Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan bekal yang memadai kepada para peserta pelatihan tentang metode samping dan penentuan emisi cerobong yang benar (sesuai standar yang berlaku yaitu method 1 – 5 US-EPA) sehingga hasil pengukuran secara ilmiah dapat dipertanggung jawabkan dan bisa diterima secara universal.



TOPIK BAHASAN:

  1. Pendahuluan Metoda 1-5 EPA dan Method 1 US EPA.
  2. Method 2 US EPA.
  3. Method 3 US EPA.
  4. Method 4 US EPA.
  5. Method 5 US EPA.
  6. Praktek Lapangan Stack Sampling.
  7. Perhitungan dan diskusi.



METODA:

  1. Presentasi & Tanya jawab,
  2. Pembahasan Studi Kasus,
  3. Latihan Implementasi.

 

JADWAL PELATIHAN

  • 15 – 16 Januari 2014
  • 04 – 05 Maret 2014
  • 20 – 21 Mei 2014
  • 01 – 02 Juli 2014
  • 02 – 03 September 2014
  • 04 – 05 November 2014

(09.00-16.00)



TEMPAT PELATIHAN

Kagum Hotels Bandung (Golden Flower, Gino Feruci, Amaroossa & Serela Merdeka)



INVESTASI

  • Rp 3.500.000 /Peserta
  • (Materi training, Makan siang, 2 Kali rehat kopi, Sertifikat, T-shirt & Flash Disk)
  • Gratis: 1 peserta (ke-4) untuk pendaftaran 3 peserta dari 1 perusahaan

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • TwitThis
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
  • Y!GG
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • MySpace
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • YahooBuzz

About the Author:

Post a Comment