PETUGAS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MADYA RUANG TERBATAS (CONFINED SPACE) – Sertifikasi Kemenakertrans RI

PETUGAS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MADYA RUANG TERBATAS (CONFINED SPACE) – Sertifikasi Kemenakertrans RI

Bandung | 3 – 5 Juni 2013 | Rp 5.250.000
Bandung | 1 – 3 Juli 2013 | Rp 5.250.000
Bandung | 22 – 24 Agustus 2013 | Rp 5.250.000
Bandung | 16 – 18 September 2013 | Rp 5.250.000
Bandung | 7 – 9 Oktober 2013 | Rp 5.250.000
Bandung | 11 – 13 November 2013 | Rp 5.250.000
Bandung | 9 – 11 Desember 2013 | Rp 5.250.000

 

PENDAHULUAN:

Program pelatihan petugas K3 Madya di ruang terbatas (confined space)  merupakan program kerjasama dengan Depnakertrans RI untuk memenuhi ketentuan pemerintah no. KEP.113/DJPPK/IX/2006 tentang kompetensi, kurikulum dan persyaratan khusus Petugas Keselamatan & Kesehatan Kerja Madya Ruang Terbatas (Confined Space). Selain untuk memenuhi persyaratan salah satu program pemerintah, diharapkan peserta mampu bekerja secara aman di ruang terbatas/tertutup dan melaksanakan prosedur kerja sesuai dengan program memasuki ruang terbatas/tertutup dalam rangka pencegahan kecelakaan kerja dan  penyakit akibat kerja serta kegiatan keselamatan kerja lainnya.

TUJUAN TRAINING:

Setelah peserta mengikuti pelatihan, diharapkan mampu mengetahui memahami dan melaksanakan :

  1. Kebijakaan keselamatan dan kesehatan kerja untuk pekerjaan di ruang terbatas/ruang tertutup (confined space).
  2. Dasar – dasar keselamatan & kesehatan kerja di ruang terbatas/ruang tertutup (confined space)
  3. Work permit procedure
  4. karakteristik bahan kimia berbahaya di ruang terbatas/tertutup (confined space).
  5. Teknis pengukuran & deteksi gas beracun dan mudah meledak di dalam ruang terbatas/ruang tertutup (confined space)
  6. Rencana & prosedur tanggap darurat di terbatas/ruang tertutup pertolongan pertama pada kecelakaan
  7. Alat Pelindung Diri untuk pekerjaan di terbatas/ruang tertutup (confined space)

PERSYARATAN  PESERTA:

Berpendidikan minimal SMA/SMU, pengalaman kerja sekurang – kurangnya 2 (dua) tahun pada kegiatan industri yang bekerja di ruang terbatas / tertutup.

 

CAKUPAN MATERI :

  1. KELOMPOK DASAR
    1. Peraturan perundang  – undangan K3 di ruang terbatas (4 JP)
    2.  Dasar –dasar K3 di ruang terbatas (3 JP)
  2. KELOMPOK INTI
    1. Pengenalan karakteristik bahan kimia berbahaya di ruang terbatas (3 JP)
    2. Prosedur ijin kerja di ruang terbatas (work permit system) (2 JP)
    3. Teknik pengukuran dan deteksi gas di ruang terbatas (3 JP)
    4. Rencana dan prosedur tanggap darurat (ERP) dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) (3 JP)
    5. Program memasuki ruang terbatas (2 JP)
    6. Alat pelindung diri untuk pekerjaan di ruang terbatas (2 JP)
  3. EVALUASI
    1. Teori (4 JP)
    2. Praktek (2 JP)

INSTRUKTUR

instruktur training ini adalah praktisi dan akademisi dan dari Kemenakertrans RI

 

TEMPAT TRAINING: 

di Bandung

 

DURASI TRAINING:

28 jam pelajaran@45 menit atau 3 (tiga) hari (jam 08.00 – 17.00)

 

WAKTU TRAINING:

  1. 3 – 5 Juni 2013
  2. 1 – 3 Juli 2013
  3. 22 – 24 Agustus 2013
  4. 16 – 18 September 2013
  5. 7 – 9 Oktober 2013
  6. 11 – 13 November 2013
  7. 9 – 11 Desember 2013

 

HARGA INVESTASI/PESERTA: 

  1. Rp 5.250.000(bayar penuh) atau
  2. Rp 5.000.000, early bird,yang membayar 2 minggu sebelum training, atau
  3. Rp 4.750.000, harga group,jika ada 3 peserta dari perusahaan yang sama

 

FASILITAS UNTUK PESERTA :

  1. Modul Training
  2. Flash Disk berisi materi training
  3. Lencana dan pin K3
  4. Sertifikat dari Kemenakertrans RI, kartu anggota K3 dan SKP(Surat Keputusan Penunjukkan dari Kemenakertrans RI)
  5. ATK: NoteBook dan Ballpoint
  6. T-Shirt
  7. Ransel
  8. Foto Training
  9. Ruangan Training fasilitas Full AC dan multimedia
  10.  Lunch dan dua kali coffeebreak
  11. Instruktur yang qualified dari kemenakertrans RI dan dari praktisi serta akademisi
  12. Transportasi untuk peserta dari penginapan peserta ke hotel tempat training PP (jika minimal peserta dari satu perusahaan yang sama ada 4 peserta)

 

 


About the Author:

http://www.twitter.com/avisdjamal

Post a Comment