Internal Audit Tools, Redefining Knowledge: Working Paper – Audit Program – Audit Report

Internal Audit Tools, Redefining Knowledge
Working Paper – Audit Program – Audit Report
Hotel Redtop Jakarta | Kamis  & Jumat, 3 dan 4  Mei 2012 | Rp 3.500.000,-

 

Working paper, audit program dan laporan audit sering dianggap hanya sebagai “necessary evil” saja. Padahal ketiga tools ini merupakan dokumen dan catatan penting bagi auditor dan auditee dalam rangka memastikan internal control pada perusahaan berjalan dengan efektif dan tujuan audit telah dicapai sehingga perusahaan tidak akan mengalami kerugian yang materiil baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Working paper berfungsi sebagai bukti dari auditor bahwa mereka telah menyelesaikan audit program yang telah ditetapkan dan selalu ”on track” mencapai tujuan audit.  Working paper bagi auditor sama dengan medical record bagi dokter, case file bagi pengacara atau project file bagi perusahaan pengembang.

Audit program merupakan prosedur wajib yang harus dijalankan auditor agar pelaksanaan audit efektif dan efisien. Audit program sebaiknya detail agar auditor yang kurang pengalaman sekalipun dapat menjalankan audit sesuai ketentuan tetapi tidak terlalu detail karena menyebakan mandulnya pertimbangan auditor dilapangan.

Laporan Audit harus memuat opini mengenai area yang telah diaudit, menyajikan temuan audit yang objektif dan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap permasalahan dan mengurangi resiko yang dihadapi perusahaan.

Dan dalam setiap tahapan proses audit, planning-fieldwork-reporting-follow up rekomendasi, harus menggunakan ketiga tools diatas untuk menjamin tercapainya tujuan audit.

Mengingat pentingnya ketiga tools diatas maka workshop dua hari ini akan membahas secara detail satu per satu tools tersebut agar head of internal audit department dapat berfungsi secara efektif dan efisien karena setiap auditornya dapat merencanakan, melaksanakan dan melaporkan serta menindaklanjuti hasil audit secara tepat dan akurat.

TUJUAN WORKSHOP

  • Memahami setiap tahapan proses audit secara detail
  • Memperoleh pengertian bagaimana membuat audit program yang spesifik untuk industri dan kasus tertentu, karena tidak ada audit program yang “plug and play” untuk setiap perusahaan atau departemen.
  • Mengerti status, posisi dan keberadaan Departemen Internal Audit dalam perusahaan (baik group of companysingle entity)atau
  • Memahami bagaimana membuat working paper yang terorganisasi secara sistematis, akurat dan mudah dipahami orang lain atau kepala bagian Internal Audit.
  • Memutuskan metode pelaporan audit yang efektif dan efisien untuk menjamin opini, temuan dan rekomendasi audit mencapai sasarannya.
  • Dengan menguasai ketiga toolsdiatas dapat menempatkan Departemen Internal Audit sebagai suatu fungsi yang strategis bagi organisasi atau perusahaan dengan memfokuskan pada 4 tujuan utama:
    • Melakukan analisa atas kondisi keuangan perusahaan.
    • Melakukan kajian dan memberikan saran perbaikan operasi perusahaan agar lebih efektif dan efisien.
    • Memberikan pertimbangan-pertimbangan yang penting dalam rangka pembuatan rencana strategis perusahaan
    • Memastikan resiko perusahaan telah dianalisa dan sudah dikelola dengan baik.

METODE WORKSHOP

Workshop dua hari ini dimulai pukul 09.00 Wib sampai dengan pukul 17.00 Wib. Workshop akan disajikan dalam bentuk diskusi, pembahasan materi dan studi kasus disertai dengan contoh-contoh yang sesuai dengan realita pada beberapa industri jasa dan manufaktur.

TOPIK PEMBAHASAN DUA HARI

  1. Proses Audit
    • Metodologi menjalankan proses internal audit yang efektif dan efisien.
    • Mengelola sumber daya internal audit.
    • Penetapan menetapkan teknik audit yang efektif.
    • Menjaga komunikasi dengan pihak-pihak terkait selama proses perencanaan, saat pelaksanaan dan pelaporan serta tidak lanjut atas rekomendasi perbaikan yang telah disampaikan.
  2. Audit Planning
    • Metodologi pembentukan tim auditor yang bertugas.
    • Memastikan internal kontrol telah berjalan dengan baik.
    • Menentukan ruang lingkup, metode sampling dan jadual audit secara detail.
    • Membuat audit program, teknik, strategi  dan budget audit.
    • Memahami proses operasi secara detail untuk menentukan area yang kritikal.
    • Melakukan desk audit yang menunjang pelaksanaan field audit.
    • Metodologi komunikasi dengan pihak-pihak terkait.
  3. Fieldwork
    • Menetukan metode proses fieldwork dengan cepat karena proses ini yang menelan biaya paling mahal.
    • Tetap menjaga relevansi dan independesi audit untuk memastikan tujuan audit tercapai.
    • Menemukan bukti yang objektif bahwa internal kontrol yang telah teridentifikasi  pada proses perencanaan, berjalan dengan baik.
    • Memahami bahwa pembuatan working paper adalah selama proses fieldwork dijalankan, bukan pada saat selesai fieldwork.
    • Membuat kesimpulan akhir mengenai hasil audit dan draft laporan audit serta strategi komunikasi yang  benar kepada auditee.
  4. Audit Report
    • Menentukan format laporan audit yang disesuaikan dengan tujuan audit serta pembaca laporan audit tersebut.
    • Memastikan validitas dan keakuratan laporan audit.
    • Pendistribusian laporan audit.
    • Mengekspresikan opini audit.
    • Mengungkapkan temuan audit yang objektif
    • Memberikan saran perbaikan yang telah mendapat komitmen dari pihak-pihak yang terkait untuk ditindaklanjuti.
  5. Follow Up Recommendation
    • Menindaklanjuti rekomendasi berdasarkan tindakan, waktu serta komitmen pihak-pihak yang terkait rekomendasi tersebut.
    • Temuan yang belum dapat dibuat rekomendasi perbaikan harus dikelola dengan benar.

Biaya :

  • Rp 3.500.000,- / Peserta
  • Fasilitas :  Makalah,  Sertifikat,  Makan Siang,  Coffee Break

FEBARDI LOMPATAN

He has 15 years experiences: as an auditor and business consultant in a big five international accounting firm and then as an internal audit and internal consultant in a multinational holding company.

SUMMARY OF INDUSTRIES EXPERIENCES:

  • Holding Company
  • Food Factory
  • Pharmaceutical Factory
  • Multi Finance
  • Holding Company
  • Medical Equipment
  • Shipping Line
  • Container Terminal
  • Aviation
  • Aircraft Maintenance
  • Wood Processing
  • Water Treatment & Distribution
  • General Trading
  • Courier Service,
  • Wood Working
  • Pager Operator
  • Financial Institution
  • Chemical Companies
  • Hotel
  • Radio Broadcasting
  • Land Transportation
  • Telecommunication
  • Banking
  • Engineer Consultant Companies

 

COMPETENCIES & SKILLS

  • Auditing.
  • Internal Control System Development.
  • Risk Management.
  • Financial Statement Reporting & Analysing.
  • Business Valuation & Feasibility.
  • Organization Structure Designing.
  • Business Process Reengineering & Enhancement.
  • Quality Management System Development.
  • Setting up Business Concept.
  • Enterprise Resource Planning.
  • Business Process Training.
  • Strategy Mapping.
  • ERP Implementation.

 

 

WORKING EXPERIENCES

2001 – PresentPT Centranusa Insanpurnama, Jakarta

Holding Company of a Food & Pharmaceutical Factory, Property, Multi finance,  Multilevel Marketing & Investment Company (Indonesia, Malaysia, China, India, Philippine & Oman)

 

 

 

1994 – 2001

Arthur Andersen, Jakarta

Public Accountant & Business Consulting Firm

Associate Manager

 

 

 

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • TwitThis
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
  • Y!GG
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • MySpace
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • YahooBuzz

About the Author:

Post a Comment