By December 23, 20130 Comments Read More →

INTEGRATED MAINTENANCE AND SPARE PARTS MANAGEMENT

INTEGRATED MAINTENANCE AND SPARE PARTS MANAGEMENT
Bandung | 13 Januari 2014 | IDR. 4.000.000,00
Bandung| 7 Februari 2014 | IDR. 4.000.000,00
Bandung| 21 Maret 2014 | IDR. 4.000.000,00
Bandung| 11 April 2014 | IDR. 4.000.000,00
Bandung| 16 Mei 2014 | IDR. 4.000.000,00
Bandung| 6 Juni 2014 | IDR. 4.000.000,00

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …

 

 

Description

Maintenance merupakan fungsi operasional yang mempunyai tujuan untuk mengoptimasikan umur teknis maupun umur ekonomis perangkat yang dimiliki perusahaan. Dengan optimasi perangkat yang dimiliki, maka akan membawa akibat yang sangat positif untuk terciptanya optimasi kualitas, biaya, dan waktu produksi. Konsep Total Productive Maintenance (TPM) telah terbukti dapat dijadikan tool yang sangat baik untuk peningkatan produktivitas perusahaan.

Outline

  • Introduksi.
  • Objektif dan fungsi maintenance.
  • Klasifikasi sistem maintenance.
  • Disain sistem maintenance.
  • Teknik membangun rasa memiliki bagi operator dan petugas pemeliharaan.
  • Persoalan yang umumnya dihadapi dalam pemeliharaan.
  • Biaya yang timbul karena performansi peralatan yang kurang baik.
  • Klasifikasi dan evolusi sistem maintenance management.
  • Mengkur performansi system maintenance management perusahaan .
  • Company check list.
  • Machinery design check list.
  • Diskusi tentang maintenance management di perusahaan masing-masing.
  • Konsep  dasar  Total Productive Maintenance (TPM).
  • TPM sebagai sebuah filosofi.
  • Equipment management dan defect management.
  • Six  Big  Losses.
  • Pengukuran overall equipment effectiveness  (OEE).
  • Penentuan optimum rate  ( ideal cycle time).
  • Diskusi tentang masalah maintenance yang dihadapi di perusahaan.
  • Studi Kasus dan latihan perhitungan pengukuran overall equipment effectiveness (OEE).
  • Mengukur OEE diperusahaan dengan volume produksi tinggi.
  • Mengukur OEE diperusahaan hand assembling.
  • Mengukur OEE diperusahaan semi-automated assembling
  • Mengukur OEE diperusahaan processing system.
  • Modern Maintenance Management.
  • Konsep dasar.
  • System Effectiveness.
  • Planned Maintenance Program.
  • Langkah -langkah implementasi konsep Planned Maintenance Program.
  • Diskusi tentang aspek implementasi di masing masing perusahaan.
  • Computerized Maintenance Management System.
  • Tujuan komputerisasi sistem maintenance management.
  • Manfaat yang akan diperoleh dari komputerisasi sistem maintenance management.
  • Pengembangan sistem komputerisasi.
  • Strategi implementasi.
  • Diskusi dan tanya jawab.
  • Penjadualan aktifitas maintenance.
  • Pentingnya penjadualan maintenance.
  • Parameter yang berpengaruh terhadap penjadualan maintenance.
  • Teknik penyusunan jadual maintenance.
  • Diskusi dan studi kasus penjadualan maintenance.
  • Evaluasi Sistem Maintenance Management.
  • Perlunya evaluasi sistem maintenance.
  • Parameter performansi sistem maintenance.
  • Analisis rasio performansi sistem maintenance.
  • Peragaan penggunaan software untuk analisis rasio performansi sistem maintenance.
  • Evaluasi Performansi sistem spare parts management.
  • Perlunya evaluasi sistem spare parts management.
  • Analisis rasio performansi sistem perencanaan kebutuhan spare parts.
  • Analisis Rasio performansi sistem pengadaan dan pergudangan.
  • Analisis rasio performansi sistem persediaan (Inventory Control).
  • Peragaan penggunaan software analisis rasio performansi sistem spare parts management.
  • Diskusi permasalahan spare parts management di masing-masing perusahaan.

Durasi :

2 Hari

Tanggal

  • 06 – 07 Januari 2014
  • 10 – 11 Februari 2014
  • 05 – 06 Maret 2014
  • 14 – 15 April 2014
  • 19 – 20 Mei 2014
  • 18 – 19 Juni 2014
  • 8 – 9 Juli 2014
  • 11 – 13 Agustus 2014
  • 9 – 11 September 2014
  • 07 – 08 Oktober 2014
  • 03 – 04 Npovember 2014
  • 29 – 30 Desember 2014

Investasi :

4.000.000, 00 (Empat Juta Rupiah)

Posted in: Bandung, Maintenance

About the Author:

Post a Comment